Tampilkan postingan dengan label Academic. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Academic. Tampilkan semua postingan

Rabu, 22 Mei 2019

Mahasiswa Prodi KPI, Jadikan Ramadan Penuh Karya


IAIN Parepare---- Di tengah aktivitas suasana bulan suci Ramadan, Radio Akademia IAIN Parepare berkolaborasi dengan Lentera Kuning TV (Kelompok belajar mahasiswa KPI) melaksanakan event Ramadan Penuh Karya.









Event tersebut dibuka langsung oleh Dr. Isklandar selaku Wakil Dekan
Bidang Akademik, Kemahasiswaan, Kelembagaan dan Kerjasama Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) di Aula IAIN Parepare, Rabu (22/05).





Ketua Panitia Wahyudi mengungkapkan sebanyak tiga jenis lomba di antaranya lomba Fotografi, lomba Presenter TV dan lomba Penyiar Radio.





"Ramadan penuh karya ini bagaimana kita menciptakan suatu media mahasiswa Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah dalam menyalurkan bakat dan karyanya," ucapnya saat menyampaikan laporan.









Penanggungjawab Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) Nurhakki mengungkapkan tanggapan positifnya.





"Menjadikan bulan ramadan dan kegiatan ini untuk mendapatkan pahala amal jariyah dan kita berharap kegiatan ini semakin menyemarakkan aktivitas kita di FUAD setelah beralih dari jurusan Dakwah dan Komunikasi," ucapnya.









Sementara Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, Kelembagaan dan Kerjasama Dr. Iskandar mengapresiasi pelaksanaan kegiatan dan berharap kegiatan terus berlanjut.





"Saya berharap kegiatan yang dilakukan oleh Radio Akademia bersama LKTV (Lentera Kuning TV) itu punya keberlanjutan. Selain itu, kemampuan mahasiswa KPI dalam mengambil gambar ditengah fasilitas yang terbatas itu sangat luar biasa," ujarnya Iskandar sebelum membuka kegiatan.





Kegiatan yang bertepatan 17 Ramadan 1440 ini mengusung tema memperat tali silaturahmi FUAD harmoni dalam media karya. Hal ini terbukti dari peserta lomba yang berasal dari berbagai program studi yang ada di Fakultas Ushuluddin, adab dan Dakwah (FUAD).














Selasa, 21 Mei 2019

Siti Sri Cahyani Prodi Pendidikan Bahasa Inggris IAIN Parepare Lolos Ikut EPIC Camp di Bali


IAIN Parepare--- Siti Sri Cahyani salah satu mahasiswa Program studi Pendidikan Bahasa Inggris fakultas Tarbiyah IAIN Parepare berhasil lolos masuk menjadi peserta Pre service English Teacher EPIC Camp 5 tahun 2019. Hal tersebut berdasarkan email informasi yang dikirim oleh Dr. Barandley Horn selaku Director.





Yanri Ramdhano
alumni dari program EPIC 2 menguraikan pre service teacher camp merupakan
beasiswa penuh selama dua minggu yang disponsori oleh RELO (Regional English
Language Office (RELO) dari kedutaan besar Amerika Serikat di Jakarta.





Program tersebut diperuntukkan bagi mahasiswa tingkat akhir yang akan menjadi guru bahasa Inggris di masa depan. Tahun ini, camp akan dilaksanakan pada tanggal 17 s/d 29 Juni di Nusa Dua, Bali.





Selama dua minggu, peserta akan berpartisipasi dalam seminar dan pembelajaran serta sharing pengalaman. Format camp juga mendorong refleksi dan interaksi selama kegiatan informal seperti permainan, lagu dan kegiatan di luar ruangan. Tidak hanya selama di kelas tetapi juga saat makan dan istirahat, peserta akan memiliki kesempatan untuk berkomunikasi dengan penutur asli, guru ahli yang akan memperkaya kemampuan bahasa Inggris.





Program ini
melibatkan dua negara yaitu Indonesia dan Timor Leste. Kata EPIC merupakan
singkatan dari Empowered, Prepared, Inspired, Connected.





Siti mengungkapkan rasa syukurnya karena berhasil masuk dalam 50 peserta terbaik yang berhak mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.





“Kegiatan ini sudah saya idam-idamkan dari tiga tahun yang lalu sejak pertama kali kegiatan ini disosialisasikan di kampus ‘Epic Sharing Day 2017’. Cuma waktu itu belum bisa daftar karena program ini untuk mahasiswa semester 7 ke atas. Sempat tidak percaya juga bisa lolos karena banyaknya pendaftar dan hanya 50 orang yang terpilih jadi delegasi terbaik,” ucap Siti yang diwawancarai via whatsapp (20/05).





Siti berharap
agar bisa belajar dan melakukan yang terbaik selama kegiatan.





“Ini kesempatan yang sangat berharga untuk meningkatkan kemampuan bahasa inggris sya terutama skill mengajar bhs inggris propesional krn dalam kegiatan ini peserta akan dilatih langsung dari para ahli (experts) dari berbagai negara. dan juga bisa membangun relasi dari peserta dari berbagai daerah di Indonesia dan Timor Leste,” jelasnya.





Lebih lanjut,
Siti berkomitmen usai ikut kegiatan akan sharing pengalaman kepada mahasiswa
lain.





“Tentunya setelah
kegiatan ini saya bisa berbagai pengalaman kepada teman-teman  terkhusus mereka yang dari jurusan Pendidikan
Bahasa Inggris dan ilmu yang saya dapatkan akan saya aplikasikan langsung di ruang-ruang
 kelas mengajar  saya nantinya,” tutupnya.





Sumber informasi
pendukung:






https://yanriramdhano.com/2019/04/12/pre-service-english-teacher-epic-camp-2019-open/#comment-426

Kamis, 02 Mei 2019

Inspirasi Pendidikan, Langkah Nyata Mahasiswa Tadris IPS Peringati Hardiknas


IAIN Parepare--- Sejumlah mahasiswa Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare melakukan kunjungan ke beberapa sekolah, Kamis (02/05).









Kunjungan tersebut dalam rangka Sehari bersama Tadris IPS melalui Fun Learning based Culture. Ahdar Djamaluddin selaku Ketua Penanggungjawab Program studi (Prodi) Tadris IPS mengungkapkan inspirasi pendidikan ini dilakukan agar mahasiswa sadar akan nilai-nilai perjuangan Ki Hajar Dewantara lewat perjuangannya di dunia pendidikan.





Perlu diketahui setiap tanggal 2 Mei diperingati Hari Pendidikan Nasional, disingkat HARDIKNAS.





Tanggal 2 Mei merupakan hari nasional yang bukan hari libur, ditetapkan oleh pemerintah Indonesia untuk memperingati kelahiran Ki Hadjar Dewantara, tokoh pelopor pendidikan di Indonesia dan pendiri lembaga pendidikan Taman Siswa.





Adapun beberapa sekolah yang dikunjungi di antaranya SDN 76 Bacukiki dan MI DDI Bacukiki dan Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Parepare.





"Sekolah ini kami pilih sebagai sekolah sekolah inspirasi karena sekolah ini berbatasan dengan kabupaten Sidrap yang sebagian dari siswa pada SD 76 berasal dari Sidrap mereka menempuh perjalanan sekita 1.5 jam jadi mereka harus menempuh sekitas 3 jam dalam sehari," jelas Ahdar.









Dengan mengangkat tema Inspirasi pendidikan, para mahasiswa dapat saling sharing bersama siswa-siswi pada sekolah tersebut.





"Kami pilih juga tema fun learning based culture dengan mengenalkan model-model pendidikan yang menyenangkan dan cara playing with learning," tambah Ahdar.









Nurhikmah salah satu mahasiswa Tadris IPS mengaku bersyukur dengan dilaksanakannya kegiatan ini.





"Semoga adek-adek bisa menghargai sebuah pendidikan bahwa pendidikan itu sangat penting. Selain itu, Tadris IPS juga bisa dikenal lebih luas dan alhamdulillah guru-guru menyambut baik dan mereka berharap agar kegiatan seperti ini sering-sering dilaksanakan," jelasnya saat diwawancarai via whatsapp.






Selasa, 30 April 2019

Seminar Nasional, Kolaborasi 2 Fakultas Hadirkan Praktisi Ekonomi


IAIN Parepare--- Himpunan Mahasiswa Jurusan Syariah dan Ekonomi Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare menggelar seminar nasional dan silaturahmi BEM Fakultas/ HMJ se Sulawesi Selatan dengan tema Implementasi Bisnis Syariah di Era Digital.













Dilaksanakan di Auditorium IAIN Parepare, Selasa (30/04), kegiatan ini diikuti ratusan peserta mulai dari kalangan mahasiswa IAIN Parepare sendiri, dosen, umum, dan delegasi dari (Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas atau Humpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) se Sulawesi Selatan.





Ketua pelaksana kegiatan Adriansyah menjelaskan kegiatan ini berlangsung selama dua hari, hari pertama kegiatan seminar nasional kemudian hari berikutnya rabu, 1 Mei 2019 kegiatan silaturahmi BEM Fakultas se Sulawesi Selatan.





"Kegiatan ini dilaksanakan agar kita sebagai mahasiswa di lembaga ekonomi syariah pada khususnya dapat mengetahui bagaimana cara mengimplementasikan bisnis syariah di era digital," jelas Adriansyah, Ketua Pelaksana.














Seminar Nasional tersebut dibuka oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga, Dr. Siti Jamilah Amin, M.Ag.





"Saya mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan ini, banyak hal yang mereka lalui untuk sampai pada tahap terlaksananya kegiatan ini," ucapnya.









Selain itu, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Dr. Kamal Zubair mengungkapkan kegiatan seminar ini merupakan hasil kolaborasi dua fakultas yakni Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Isalam dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam yang dimotori oleh Himpunan mahasiswa jurusan Syariah dan Ekonomi Islam.





"Seminar nasional hari ini sangat luar biasa, di mana kegiatan besar ini awalnya ditargetkan lima ratus peserta tetapi yang hadir melebihi ekspektasi sekitar seribuan lebih peserta yang hadir," ucapnya.









Hadir narasumber dari praktisi ekonomi dari berbagai latar belakang keahlian, di antaranyaDr. H.M. Dawud Arif Khan, S.E., M.Si. AK,CPA, (Dewan Syariah MUI Jakarta dan Pakar Akutansi Syariah), Dr. Andi Mattigaragau Tenrigau,SE.,M.Si. (Wakil Rektor I Universitas Andi Jemma Palopo) dan Dani Surya Sinaga (Direktur pengawas lembaga jasa keuangan OJK Kr 6 Sulawesi, Maluku dan Papua). (Ak)














Senin, 29 April 2019

Bedah Buku, Upaya Peningkatan Hasrat Menulis Civitas Akedemik


IAIN Parepare--- Perpustakaan IAIN Parepare melaksanakan kegiatan bedah buku selama dua hari di Lantai lima Gedung Perpustakaan, Senin (29/04). Dengan tema memantik animo menulis bagi civitas akademik melalui hasil pikir dan karya tulis dosen IAIN Parepare.









Ketua panitia Sirajuddin, mengungkapkan terdapat empat judul buku dosen yang akan dibedah yaitu buku Pengaruh Paham Keagamaan Terhadap Etos Kerja Pedagang Muslim: Suatu Kajian Teologi, Buku Membangun Tatanan Negara, Buku Pembelajaran Cinta Lingkungan dan Buku Konstruksi Ideologi Analisis Wacana Keagamaan: Jaringan Islam Liberal.













Kegiatan dibuka langsung oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan Dr. Siti Jamilah Amin.





Dalam sambutannya, Jamilah mengatakan sangat tertarik dengan tema yang diusung oleh panitia bedah buku. Panitia dapat melihat kegelisahan mengenai sedikitnya animo menulis dari dosen.





Menanggapi hal tersebut, pada tahun ini Rektor IAIN Parepare juga telah mencanangkan program penerbitan 100 judul buku daras yang terbagi ke empat fakultas.





“Saya mempercayai menulis itu adalah sebuah kegiatan intelektual bagi dosen-dosen dan mahasiswa. Ide-ide intelektual yang ada di kepala kita dapat dituangkan dalam bentuk tulisan salah satu caranya adalah dengan menulis buku," ucap Siti Jamilah saat menyampaikan sambutan.









Sementara Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan IAIN Parepare, Usman Noer menjelaskan kegiatan bedah buku ini merupakan salah satu program dari unit perpustakaan





"Kegiatan ini diarahkan untuk meningkatkan animo dari para dosen untuk bisa membuat karya tulis ilmiah yang kemudian diterbitkan dalam bentuk buku," jelasnya saat diwawancara usai pembukaan.





Dalam kamus besar bahasa Indonesia animo merupakan hasrat dan keinginan yang kuat untuk berbuat, melakukan, atau mengikuti sesuatu.





"Buku tersebut bisa disosialisasikan kepada masyarakat pembaca terutama kepada mahasiswa. Adapun peserta bedah buku berasal dari para dosen dan mahasiswa IAIN Parepare serta tamu undangan yang berasal dari perpustakaan sekolah di kota Parepare," urainya. (Ae)


















"Sebuah karya yang baik apabila karya tersebut itu dipublish"





Dr. Sitti Jamilah Amin, M. Ag, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan IAIN Parepare




















Senin, 15 April 2019

Tarbiyah's Got Talent Part 2


IAIN Parepare-- Himpunan Mahasiswa jurusan (HMJ) Fakultas Tarbiyah menggelar Tarbiyah's Got Talent di Auditorium lama IAIN Parepare, Jum'at (12/04). Kegiatan ini diikuti sebanyak 730 peserta dan akan berlangsung hingga tanggal 19 April mendatang.





Kegiatan ini merupakan program kerja HMJ yang dilaksanakan setiap tahun. Ketua Panitia Firman Arifin, kegiatan ini sebagai ajang mengembangkan potensi, minat atau bakat mahasiswa dengan ikut berpartisipasi pada lomba-lomba yang disediakan.









Berbagai lomba disediakan oleh piha panitia mulai dari lomba pada bidang olaraga seperti futsal, volly, takraw, badminton, tennis meja, tarik tambang, catur hingga lomba bidang seni seperti lomba nyanyi solo, puisi, debate, fashion show, tilawah, tata boga/tarbiyah chef, demo perkusi, dan pembuatan profil tarbiyah.





Hadir membuka kegiatan, DR. H. Muhammad Saleh selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama IAIN Parepare.






E-SMS, Upaya Peningkatan Tata Kelola menuju Good University Governance (GUG)


IAIN Parepare--- E-SMS merupakan aplikasi manajemen yang diharapkan dapat menggerakkan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) mewujudkan Governance University, Teaching University, Research University dan Global University.





Hal tersebut disampaikan Abdul Hamid Cebba (Ketuatim e-SMS) pada acara rapat koordinasi percepatan pengisian Elektronik Sistem Manajemen Strategis (E-SMS) yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pendidikan Kementerian Agama RI di Hotel Grand Aston, Yogyakarta. Kegiatan ini berlangsung mulai tanggal 11 sampai 13 April 2019.









“Elektronik Strategic Management System (e_SMS) ini merupakan upaya pemeringkatan bagi PTKIN dalam rangka peningkatan tata kelola menuju Good University Governance (GUG),” jelas
Abdul Hamid Cebba.





Menurutnya, kunci utama kesuksesan pengisian Dashboard e-SMS ini adalah kerjasama
yang baik antara seluruh stakeholder di masing-masing unit kerja, terutama pimpinan untuk menghadirkan jawaban yang
tepat beserta bukti-bukti pendukung yang dimilikinya.





Dalam e-SMS tersebut, masih menurut Cebba,
mengandung beberapa komponen di
antaranya pertama komponen pengajaran 20 persen. Kedua, fasilitas, sumber daya dan
supporting staff 25 persen. Ketiga, kepemimpinan, manajemen dan tata kelola 40
persen, dan keempat, penelitian, publikasi, pengabdian-layanan pada masyarakat dan kerjasama 15
persen.





Sebagai informasi, dalam kegiatan pelatihan tersebut, seluruh peserta diberikan tutorial lengkap cara melakukan pengisian Dashboard e-SMS, termasuk cara memilih jawaban atas setiap pertanyaan yang diajukan beserta data pendukung (evidence) yang harus di upload atau ditampilkan sebagai bukti. Diharapkan keseluruhan pengisian Dashboard e-SMS ini dapat selesai sebelum akhir bulan April tahun 2019.





Report: Wawan Kurniawan Djalil, Delegasi dari Unit Teknologi Informasi Pangkalan Data (TIPD) IAIN Parepare


Senin, 08 April 2019

Masuk 24 Besar, Tim Debat IAIN Parepare Siap ke Tahap Regional


IAIN Parepare--- Tim debat Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare dinyatakan lolos dalam tahap eliminasi Debat Konstitusi XII tahun 2019.





Tim debat IAIN Parepare dinyatakan lolos setelah menyisihkan puluhan tim debat dari berbagai perguruan tinggi se Indonesia (08/04).





IAIN Parepare berhasil masuk ke dalam 24 deretan Perguruan Tinggi yang akan berlaga di tahap regional timur. Debat tersebut akan dilaksanakan di Universitas Sam Ratulangi, Manado pada tanggal 11 s/d 13 April mendatang.





Debat Konstitusi
Mahasiswa antar Perguruan Tinggi se-Indonesia adalah ajang bergengsi tahunan
yang dihelat oleh Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (RI) untuk menanamkan
pemahaman konstitusi dan Pancasila kepada generasi muda khususnya mahasiswa.





Kegiatan ini dibagi dalam 3 tahap; eliminasi, regional dan nasional. Semua Perguruan Tinggi baik Negeri maupun Swasta bisa mengikuti tahap eliminasi dengan mengirimkan video dan artikel. Namun hanya yang dinyatakan lolos seleksi yang bisa lanjut ke tahap berikutnya yaitu tahap regional.









Ketua tim seleksi
tim debat delegasi IAIN Parepare, Umaima mengungkapkan tim debat IAIN Parepare terdiri
dari 3 mahasiswa program studi Hukum Tata Negara yaitu Wiwin, Nurul Annisa dan
Nur Ayu Mentari sedang dalam tahap final persiapan. Selama sebulan ini
pendampingan dan pembimbingan telah dilakukan.





 "Kami mohon dukungan dan do'a dari semua pihak, semoga tahun ini bisa membawa nama kampus tercinta ke kancah nasional. Selain bisa menggenjot semangat mahasiswa dalam memahami dan mengkaji konstitusi dan pancasila, dan juga sangat menunjang peningkatan akreditasi kampus kita tercinta," ungkapnya saat diwawancarai via whatsapp, Senin (08/04).





Klik untuk melihat Video Simulasi Debat IAIN Parepare


Minggu, 24 Februari 2019

IAIN Parepare Juara II Tingkat Nasional

IAIN Parepare--- Pra kongres Forum Komunikasi Nasional Komunikasi dan Penyiaran Islam (Forkomnas KPI) yang dilaksanakan di Purwokerto membawa kabar gembira.

Pasalnya, dalam kegiatan tersebut juga dirangkaikan lomba yang diikuti seluruh Program studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) seluruh perguruan tinggi negeri dan swasta se Indonesia.



Enam mahasiswa delegasi IAIN Parepare yang turut ikut dalam kegiatan tersebut. Salah satu di antaranya Amrihani mahasiswa Prodi KPI Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Parepare berhasil meraih juara II pada lomba penyiar radio.

“Alhamdullilah sangat bersyukur bisa mendapat juara di ajang nasional ini dan bisa bertemu dengan teman-teman KPI Se Indonesia. Rasa haru, senang menyelimuti perasaan dan sampai saat ini seperti tidak percaya bisa mendapatkan juara di ajang yang begitu luar biasa dan bersaing dengan teman-teman KPI Se Indonesia,” ungkapnya saat diwawancarai via whatsapp (23/02).

Amrihani mengaku banyak pengalaman dan pembelajaran setelah mengikuti kegiatan tersebut.
“Mudah-mudahan tahun depan bisa mengukir prestasi lagi dan ada generasi baru yang bisa mengikuti kegiatan forkomnas ini, karena ajang ini memberi banyak pengalaman dan pembelajaran untuk kita mahasiswa KPI,” harapnya.



Suharsono salah satu pengurus Pusat Forkomnas KPI yang juga mahasiswa IAIN Parepare mengaku penting untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan ini.
“Inilah salah satu prestasi yang kami persembahkan untuk almamater tercinta IAIN Parepare dalam bidang penyiaran, juga sebagai bukti kepada teman-teman KPI seluruh Indonesia bahwa IAIN Parepare juga bisa bersaing dan berkompetisi dengan teman-teman di tingkat nasional,” ungkapnya.

Delegasi KPI IAIN Parepare Ikuti Pra Kongres Forkomnas KPI

IAIN Parepare--- Enam mahasiswa Program Studi (Prodi) Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) IAIN Parepare ikut dalam Pra Kongres dan Musyawarah wilayah II Jateng-DIY yang berlangsung mulai 21 sampai 23 Februari 2019 di IAIN Purwokerto.

Pra kongres dilaksanakan dalam rangka pembentukan tim pelaksana kongres yang akan dilaksanakan di Bandung, termasuk penetapan kriteria calon ketua Forkomnas KPI.
Forum Komunikasi Nasional (Forkomnas KPI) merupakan forum atau wadah untuk pengembangan bakat dan potensi mahasiswa KPI.

Suharsono, salah satu pengurus pusat Forkomnas KPI mengungkapkan Forkomnas KPI sudah berjalan selama satu dekade atau 10 tahun dibawah bimbingan Asosiasi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (ASKOPIS).

“Forkomnas KPI ini, kita kembangkan sebagai wadah silaturahmi dan ajang kompetisi PTKIN sesuai kompetensi KPI, dan alhamdulilah KPI IAIN Parepare termasuk didalamnya. Saya sebagai pengurus pusat sangat berharap dengan adanya FORKOMNAS-KPI ini semangat anak IAIN Parepare bisa memacu dan belajar lebih rajin untuk berkompetisi sesama anak KPI seluruh Indonesia,” jelas Suharsono, pengurus pusat Forkomnas KPI yang juga mahasiswa Prodi KPI IAIN Parepare.

Muhammad Ali Imran, salah satu delegasi IAIN Parepare mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. “Kegiatan Pra Kongres Forkomnas KPI ini sangat luar biasa karena dapat menyatukan mahasiswa Program Studi KPI di Seluruh Indonesia. Selain dalam rangka pra kongres kegiatan ini juga diselingi lomba,”ucapnya saat diwawancarai via whatsapp (23/02).

Kamis, 21 Februari 2019

Wisuda Perdana, Dirjen Pendis; Alumni IAIN Harus Memiliki Soft Skill

IAIN Parepare--- Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare menggelar wisuda perdana di Auditorium IAIN Parepare, Kamin (21/02).

Sebanyak 532 wisudawan dan wisudawati terdiri dari empat fakultas yakni, Fakultas Tarbiyah, Ekonomi dan Bisnis Islam, Hukum Syariah, dan Ushluddin Adab dan Dakwah. Alumni Strata 1 (S1) berjumlah 511 orang dan program magister Pascasarjana 21 orang.

Rektor IAIN Parepare, DR Ahmad Sultra Rustan mengungkapkan pada wisuda perdana ini sebanyak 195 alumni berpredikat Cum-Laude atau dengan pujian.

Rektor berharap agar para wisudawan dan wisudawati tetap menjaga almamater kampus yang akulturasi budaya Islam teknologi informasi.

"Terus menjaga nama baik almamater kampus yang kita cintai, dengan memperkenalkan IAIN lebih luas ke masyarakat. Serta siap menghadapi tantangan global di era teknologi,"ucapnya saat memberi sambutan.

Hadir Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof DR Phil H Kamaruddin Amin, membawakan orasi ilmiah yang bertemakan Pengembangan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam.



"Alumni IAIN harus memiliki kompetensi, soft skill untuk menghadapi era revolusi industri 4.0, kita tingkatkan salah satunya lewat pendidikan berkualitas," ungkap Dirjen Pendis.

Dalam wisuda ini, turut dirangkaikan peresmian gedung baru Auditorium yang berkapasitas 2.000 orang dengan anggaran senilai 17,5 miliar.



[caption id="attachment_9697" align="alignnone" width="300"] Turut hadir wakil walikota Parepare Pangerang Rahim beserta unsur jajaran pimpinan Daerah Kota Parepare, jajaran civitas akademik IAIN Parepare, serta para orangtua/wali alumni[/caption]





 

 

 

 

 

Rabu, 20 Februari 2019

Pelatihan Perdana Taekwondo disambut Antusias

IAIN Parepare--- Pelatihan perdana taekwondo IAIN Parepare bersama taekwondo pusat dilaksanakan di pelataran gedung Syariah IAIN Parepare, Selasa (19/02).

Puluhan peserta hadir mengikuti pelatihan perdana tersebut, termasuk anak-anak yang masih duduk dibangku Sekolah Dasar (SD).

DR Arqam selaku pembina mengungkapkan beberapa alasan perlunya taekwondo di IAIN Parepare.

"Pertama, untuk menunjang kejuaraan mahasiswa, kejuaraan antar Perguruan Tinggi dan kejuaraan nasional maupun internasional. Kedua, variasi aliran bela diri di kampus IAIN Parepare dan alternative pilihan bagi mahasiswa sebagai kegiatan ekstrakurikuler pada mahasiswa IAIN yang jumlahnya saat ini kurang lebih 8000 mahasiswa dan ketiga menjadi sarana sosialisasi dan promosi kampus kepada masyarakat luas," jelasnya saat diwawancarai di ruang website, Rabu (20/02).



Hadirnya Taekwondo ini diharapkan dapat menjadi bekal sebagai keterampilan tambahan mahasiswa khususnya dalam hal penguasaan olaraga bela diri selain penguasaan ilmu pengetahuan yang diperoleh dalam perkuliahan.

Taekwondo juga akan membentuk mahasiswa yang memiliki jiwa raga yang sehat dan kuat serta memiliki kepribadian maupun disiplin yang tinggi.



Salah satu mahasiswa yang turut menjadi pelatih utama dalam pelatihan perdana kemarin, Sonya Maretha Maitimu Putri sangat antusias dalam pelatihan tersebut.

"Bisa dibilang bela diri paling bergengsi dan elit karena sering dikombinasikan dengan dance juga. Bela diri yang berfokus sama kaki tapi bukan berarti kaki saja yang dipelajari," ujar Sonya yang akrab disapa Seonbae Ony.

Pelatihan dilaksanakan tiga kali dalam sepekan yakni hari Selasa, Kamis dan Ahad setiap pukul 16:00 Wita



 

Selasa, 19 Februari 2019

Jelang Wisuda Perdana IAIN Parepare, Rektor Silaturahim dengan sejumlah Alumni IAIN Parepare

IAIN Parepare--- Menjelang wisuda perdana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare, sejumlah alumni STAIN Parepare yang kini berubah bentuk menjadi IAIN Parepare bertemu di ruang rapat lantai V Perpustakaan IAIN Parepare, Senin (18/02).

Hadir Rektor IAIN Parepare Dr. Ahmad Sultra Rustan yang didampingi Dr. Muhammad Saleh selaku Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama.

 



“Pertemuan silaturrahim ini sebagai wadah untuk bagaimana kita menggaktifkan Pengurus Ikatan Alumni sekaligus dirancang pembentukan pengurus baru,” jelas Muhammad Saleh.
Dibentuknya pengurus ikatan alumni akan memberikan kontribusi positif baik kampus maupun alumni. Tersebarnya alumni di berbagai wilayah nusantara akan memudahkan jaringan komunikasi antara satu sama lain.

Rektor IAIN Parepare, DR Ahmad Sultra Rustan berharap agar pemilihan pengurus inti tidak berasal dari ASN yang bekerja di IAIN Parepare.

“Coba yang di luarlah, teman-teman di sini cukuplah pengurus yang melengkapi struktur yang ada jangan jadi ketua umum. Bagus kalau ketua umumnya bukan pegawai IAIN Parepare,” ucapnya memberi saran.



 

Senin, 18 Februari 2019

Panitia PMB 2019, Gelar FGD Sosialisasi Penerimaan Maba

IAIN Parepare--- Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) di lantai 5 Aula Perpustakaan IAIN Parepare, Senin (18/02).

Musyarif Ketua Panitia mengungkapkan FGD tersebut dilaksanakan dalam rangka sosialisasi penerimaan mahasiswa baru (Maba) terkait jalur SPAN, UM PTKIN dan Mandiri.



Ratusan peserta yang terdiri dari kepala sekolah dan operator sekolah berasal dari berbagai Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Madrasah Aliyah Negeri (MAN) ataupun pesantren, baik dari dalam kota maupun luar kota Parepare.

Di hadapan para undangan, Rektor IAIN Parepare, Ahmad Sultra Rustan menjelaskan beberapa perubahan pasca perubahan bentuk dari STAIN menjadi IAIN.

Ahmad juga berharap agar kerjasama antara pihak sekolah dengan kampus terus ditingkatkan.

“Kami ingin mendapatkan mahasiswa yang unggul dari mereka yang berprestasi makanya ada jalur SPAN yaitu Seleksi Prestasi Akademik Nasional. Siswa-siswa yang berprestasi itu diterima tanpa melalui tes dan melakukan pembayaran pendaftaran Cuma ada persyaratan itu masing-masing sekolah harus mendaftar PDSS,” jelas Ahmad.

PDSS merupakan sistem informasi penyimpanan data nilai rapor siswa dalam rangka pendaftaran Seleksi Nasiona.

Ayo, Daftar Segera KPM I

Dalam rangka pelaksanaan program Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM)I Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare Tahun 2019, maka kami sampaikan kepada mahasiswa calon peserta, bahwa :

  1. Pendaftaran dan pengisian formulir melalui sisfo kampus dengan menggunakan account masing-masing

  2. Bagi mahasiswa yang belum mencentang/program Mata Kuliah KPM agar menghubungi TIPD/ICT untuk dibantu proses pencentangan

  3. Calon pesertatelah lulus minimal 110 SKS.

  4. Calon peserta yang mencentang/program Mata Kuliah KPM tidak boleh mencentang/program Mata Kuliah selain PPL.

  5. Persyaratan administratif:

    • Kelayakan KPM dari Fakultas masing-masing

    • Foto copy bukti pembayaran SPP pada semester berjalan (bagi mahasiswa dengan sistem pembayaran UKT) dan bukti pembayaran KPM (bagi mahasiswa non UKT)

    • Pembayaran KPM dilakukan setelah mendapatkan surat kelayakan dari Dekan Fakultas masing-masing bagi mahasiswa dengan sistem pembayaran non UKT

    • Pas foto berwarna ukuran 3X4 (2lembar)

    • Berkas dibuat 2 rangkap

    • Berkas dimasukkan dalam map plastik warna biru untuk laki-laki dan warna merah untuk perempuan dan diserahkan pada panitia di Kantor LP2M

    • Berkas asli dibawa dan diperlihatkanpada panitia setelah melakukan pendaftaran melalui sisfo kampus untuk diverifikasi

    • Jadwal Kegiatan











































      No.Uraian KegiatanWaktu
      1Pendaftaran Online/SISFO01 Februari – 22 Februari 2019
      2Pemberkasan01 Februari– 08 Maret 2019
      3Pembekalan11 Maret – 14 Maret 2019
      4Pemberangkatan21 Maret 2019
      5Kegiatan di lokasi21 Maret – 30 April 2019
      6Penarikan30 April 2019
      7Pelaporan30 April – 10 Mei 2019


    • Klik untuk Lihat Pengumuman Asli



Rabu, 13 Februari 2019

IAIN Parepare Siap Terima Mahasiswa Baru

Humas IAIN Parepare--- Memasuki masa penerimaan mahasiswa baru, IAIN Parepare telah membentuk panitia khusus yang bertugas melayani masyarakat yang berminat melanjutkan pendidikannya di IAIN Parepare.

Melalui Surat Keputusan Rektor IAIN Parepare, Rektor menunjuk Musyarif sebagai ketua panitia dan Muh. Ali Rusdi sebagai sekretaris. Pada hari ini Selasa,12/2/2019 panitia melakukan rapat konsolidasi dan memantapkan persiapan yang akan dilakukan.

Disela-sela rapat, musyarif mengemukakan bahwa panitia mulai bekerja dan melakukan persiapan. “Kami sudah menentukan sekretariat sebagai pusat informasi dan pendaftaran dengan mengambil tempat di Gedung Akreditasi IAIN Parepare. Panitia akan bergerak cepat mensosialisasikan dan menginformasikan pendaftaran kepada masyarakat luas,” ucap Musyarif.

Dalam persiapan ini, panitia  telah menetapkan tahapan pendaftaran sesuai dengan juknis dari panitia nasional SPAN-UM PTKIN. Penerimaan mahasiswa baru 2019/2020 membuka 3 jalur tahapan seleksi pendaftaran, yaitu tahap I jalur seleksi prestasi akademik, dibuka tanggal 23 Januari-28 Februari 2019. Tahap II jalur ujian masuk online, tanggal 2-28 april 2019 dan tahap III jalur ujian mandiri pada tanggal 6 Mei-8 Juli 2019.

Ali Rusdi yang bertidak sebagai sekertaris panitia menyampaikan bahwa kuota mahasiswa yang akan diterima sebanyak 1.960 orang. Jumlah kuotanya meningkat dibandingkan tahun sebelumnya ketika masih dalam bentuk STAIN.

Ali Rusdi optimis penerimaan mahasiswa baru IAIN Parepare akan membludak. Alasannya, minat masyarakat akan semakin meningkat seiring dengan perubahan bentuk dari STAIN menjadi IAIN.

Perubahan bentuk ini telah menempatkan IAIN Parepare setara dengan perguruan tinggi lain yang ada di Makassar.

"Kampus kita ini satu-satunya perguruan tinggi yang berstatus ‘NEGERI’ dan terakreditasi B di wilayah Ajatappareng", ungkap Ali Rusdi dengan semangat.

Pada tahun ini, IAIN Parepare membuka 4 fakultas dengan 27 program studi. Fakultas-fakultas tersebut  adalah Fakultas Tarbiyah, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah dan Fakultas.

Klik untuk Download Poster Informasi Pendaftaran

Klik untuk Download Brosur Pendaftaran

 

Prodi PBI Undang Coach Artikel Jurnal Bereputasi

IAIN Parepare---- Program studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare melaksanakan workshop penulisan artikel jurnal bereputasi di ruang seminar fakultas Tarbiyah, Selasa (12/02). Puluhan peserta yang terdiri dari dosen dan mahasiswa ikut dalam workshop ini.



Mujahidah selaku Ketua Penanggung jawab Prodi mengungkapkan workshop ini dilakukan guna menjawab kebutuhan dosen dan mahasiswa akan penulisan dan publikasi ilmiah.

"Memulai membiasakan dan menyadarkan mahasiswa akan pentingnya menulis dan memperkenalkan publikasi ilmiah. Harapannya agar semua peserta mendapat peluang yang sama untuk menghasilkan artikel yang siap dipublish. Karena sistem yang diaplikasikan adalah sistem coaching," ujarnya.

Adapun coach yang diundang dalam workshop tersebut yakni Ismail Suwardi Wekke, Ph. D dan Wahyu Hidayat, Ph. D

Rabu, 30 Januari 2019

Pamerkan Karya, Mahasiswa JI dan KPI dapat Apresiasi

IAIN Parepare---Program studi (Prodi) Jurnalistik Islam (JI) bersama Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah(FUAD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare  menggelar pameran karya foto dan film documenter di Aula IAIN Parepare, Rabu (30/01).

Pameran ini dilakukan sebagai tugas final teknik photography dan cinematography yang dibimbing langsung oleh dosen pengampuh Mifda Hilmiah

Pameran dihadiri Dekan FUAD, Abdul Halim dan  dua pemateri ahli photography yakni Ahmad Ardiansyah dan Sahrul Sanjaya. Masing-masing  berbagi (sharing) ilmu dan pengalaman dalam dunia photography.



Nurhakki selaku Ketua Penanggungjawab Prodi  KPI memberikan dukungan penuh pada pameran ini. " saya berharap acara ini mengalami peningkatan lebih baik lagi, utamanya memperhatikan materi. Materi apa yang ingin dipamerkan dan juga bagaimana tata letak foto foto yang dipamerkan. Kedepannya, foto ini tidak hanya sekedar ditempel saja tapi benar- benar berada di geleri foto,” saran Nurhakki.

Awal acara dibuka dengan pemaparan materi mengenai teknik photography serta penilain hasil foto, kemudian dilanjutkan dengan pemutaran film dokumenter.

Karya-karya yang dihasilkan oleh mahasiswa mendapatkan apresiasi dari salah satu pemateri.



“Kegiatan ini di tingkat mahasiswa cukup menarik dan berhasil, dikarenakan yang pertama, peserta dibilang lumayan banyak. Cukup bagus  dalam menata ruangam,setting pameran, dan baik itu sound sistem dan lain-lain. Berbicara mengenai karya, mereka berhasil menampilkan human interest dan sampai detik ini foto yang ada di dalam pameran berhasil menarik perhatian saya. Keren sekali!!,”ujar Ahmad.

Tak ketinggalan Mifda Hilmiah selaku dosen pengampuh berharap kegiatan seperti  ini senantiasa dilaksanakan secara rutin.

“Kedepannya menjadi lebih baik dan mahasiswa mampu menghasilkan foto yang berkualitas,” ucapnya.

Reporter: Siti (Mahasiswi Prodi Jurnalistik Islam)

Ubah Mental SDM melalui Rapat Koordinasi

IAIN Parepare--- Puluhan pejabat struktural Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare mengikuti rapat koordinasi bersama Rektor IAIN Parepare, Rabu (30/01).



Rapat tersebut merupakan rapat koordinasi pertama yang dilakukan usai pelantikan guna penyamaan persepsi antara pihak rektorat dengan struktural termasuk para Dekan fakultas.

"Kita ingin menjembatani mereka supaya mereka bisa sevisi atas pencapaian yang akan kita lakukan pada masa yang akan datang," ucap Ahmad Sultra Rustam, Rektor IAIN Parepare saat ditemui usai rapat.

[caption id="attachment_9558" align="alignnone" width="300"] Foto: saat wawancara, Rektor IAIN Parepare DR. Ahmad Sultra Rustan, M. Si[/caption]

Selain itu, dalam rapat tersebut juga dibahas garis-garis kebijakan, prosedur-prosedur yang harus ditempuh pasca berubah bentuk menjadi IAIN yang sebelumnya Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN).

"Hal yang terpenting adalah bagaimana mengubah mental Sumber Daya Manusia (SDM) kita yang ada. Bagaimana layaknya perilaku atau etika seorang pejabat ketika melayani masyarakat, " tambah Ahmad mengurai inti rapat.

 

 

"Mari kita bekerja dengan tetap mengikuti rambu-rambu yang ada,  tetap mengedepankan tagline kita yaitu malebbi warekkadanna makkeade ampena (Santun dalam Bertutur, Sopan dalam Bertindak"


-Rektor IAIN Parepare, DR. Ahmad Sultra Rustan, M. Si-



Senin, 28 Januari 2019

Pelantikan Kepala UPT dan PNS, Rektor IAIN Parepare Ajak Lakukan 3 Hal

IAIN Parepare--- Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) angkatan 2018 di Ruang seminar Pascasarjana IAIN Parepare, Senin (28/01).



Sebanyak 6 orang PNS dan 3 orang jabatan Kepala UPT dilantik langsung oleh Rektor IAIN Parepare, Dr. Ahmad Sultra Rustan. Disaksikan oleh Wakil Rektor I, Dr. Siti Jamilah dan Wakil Rektor II, Dr. Sudirman L serta para tamu undangan yang hadir.

Tiga jabatan kepala unit tersebut di antaranya, Usman Noer sebagai Kepala UPT Perpustakaan IAIN Parepare, Sufyaldy sebagai Kepala UPT Teknologi Informasi  dan Pangkalan Data (TIPD) dan Amzah sebagai UPT Bahasa.

[caption id="attachment_9548" align="alignnone" width="300"] Foto Rektor IAIN Parepare bersama Kepala UPT[/caption]

Sementara enam PNS yang turut mengikuti pengambilan sumpah di antaranya Zulfiqar Busrah,  Umaima, Muhammad Sabir, Emilia Mustary, Nahrul Hayat dan Muhammad Ismail.



“Apa yang saudara-saudara ucapkan adalah mengandung tanggung jawab terhadap bangsa dan Negara republik Indonesia, tanggung jawab dan memelihara pancasila, dan Undang-Undang Dasar tahun 1945 serta tanggung jawab terhadap kesejahteraan rakyat. Sumpah ini selain disaksikan oleh diri sendiri dan kepada semua yang hadir saat ini juga disaksikan oleh Allah swt,” ucap Ahmad Sultra Rustan mengingatkan.



Ahmad juga mengajak turut melakukan tiga hal yakni moderasi agama, kebersamaan dan integrasi data. Hal tersebut berdasakan ajakan Menteri Agama Republik Indonesia saat Rapat keja nasional (Rakernas).

“Mari kita tidak kaku dalam beragama, mari kita toleransi antar umat beragama, tidak memaksakan atau paham kita pada orang lain. Mari kita juga menjaga kebersamaan. Bagaimana kita menempatkan kebersamaan ini dalam pembangunan segala bidang khusus di kampus kita ini. Kebersamaanlah yang akan menentukan percapaian tujuan yang sudah kita tetapkan di IAIN Parepare ini,” ajaknya sebelum menutup sambutan.